Surga Dunia

Cerita Penuh Nafsu

Pengalamanku dengan Istri Tetanggaku (bagian II)

Posted by surgadunia pada April 24, 2007

Sejak peristiwa itu, aku selalu tidak bisa tidur, pikiranku kacau dan terus menerus melayang ke tante diana. Namun pada saat yang sama aku juga nggak berani pergi ke rumah tante diana. Sudah dua minggu sejak kejadian itu di rumah tante diana, aku nggak pergi main ke rumahnya. Sore itu, aku hendak pergi ke rumah temanku si frans. Saat itu hari sudah malam, aku berjanji ke sana untuk mengerjakan tugas sekolah bersama.

Saat pulang dari rumah Frans, waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 WITA. Aku berjalan melewati sekolahku waktu SD saat pulang, karena rumah frans terletak persis di belakang sekolah. Saat melewati rumah bekas walikelasku, aku mendengar suara ah-uh di rumah tersebut. Karena halaman sekolah gelap dan hanya rumah itu yang agak terang, tidak sulit untuk menuju kesana. Aku mencoba mencari tahu, darimana suara itu berasal, ternyata suara tersebut berasal dari salah satu kamar yang dari luar terlihat lampu yang agak temaram. Aku mencoba mengintip apa yang terjadi, dari sebuah lubang angin di atas jendela kamar tersebut. Aku berhasil memanjat dan mengintip, ternyata aku lihat bekas guruku, ibu maria sihombing sedang telanjang bersama seorang laki-laki yang bukan suaminya. Saat melihat itu, aku hanya bisa diam dan meneruskan menonton. Aku melihat orang tersebut sedang jongkok dan menciumi vaginanya sambil kedua tangannya meraih payudara ibu maria yang cukup besar dan bulat. Cukup lama juga perbuatan tersebut dilakukan lelaki itu, nggak lama kemudian lelaki tersebut berdiri dan merebahkan ibu maria di tempat tidur, dia mengarahkan penisnya ke vagina ibu maria, ibu maria berteriak perlahan dan berkata, ”pelan-pelan john”, waduh ternyata itu adalah bekas guru olahragaku pikirku, ”punyamu besar sekali” lanjut ibu maria dan selanjutnya pak john menggenjot ibu maria sampai kemudian dia keluarkan penisnya dari ibu maria dan ibu maria kemudian meraih penis pak john untuk dihisap. Pak john kemudian berkata ”aku mau keluar maria”, ”keluarkan saja john” kata bu maria. Crot-crot dan keluar cairan itu di mulut bu maria, Waduh pikirku sambil tidak konsentrasi karena tititku tegang, pergi saja deh, saat aku pergi tiba-tiba aku jatuh. Suara jatuh itu mungkin mengejutkan pak john dan bu maria karena tiba-tiba ada suara gaduh dari kamar tersebut. Lari nih, sebelum ketangkap pikirku saat itu. Saat sedang lari, tiba-tiba tante diana memanggilku dan bertanya ada apa. Aku tidak bisa menjawab saat itu. ”Farid, kenapa tititmu menonjol? Habis mengintip siapa kamu?” tanya tante diana dengan penuh selidik. ”ini tante saya nggak sengaja melihat ibu maria sama pak john sedang begituan di rumahnya” jawabku ”punya saya tegang banget sampai pas selesai lihat saya nggak sengaja jatuh” kataku lagi. ”ya sudah ke sini aja biar di pijat yaa, ditunggu yaa, agak pagian kalau bisa datangnya” kata tante diana ”bbbb…aik tante” jawabku.

Esok paginya sekitar pukul 8.00 aku bersiap berangkat, Ibuku heran aku berangkat sepagi itu ke sekolah, aku bilang kalau ada tugas di sekolah. Aku pun berangkat dan bergegas untuk ke rumah tante diana. Kali ini ternyata di rumah tante diana, cuma ada dia seorang. ”kemarin siapa ibu maria dan pak john itu rid” tanya tante diana ”bekas wali kelasku dan bekas guru olahragaku tante” jawabku ”memang bu maria sudah punya suami yaa” tanyanya lagi, ”sudah tante” jawabku ”ya sudah, yuk sini tante pijat, cepat buka bajumu rid” perintah tante diana. Aku pun bergegas membuka baju dan kulihat tante diana pun membuka baju. Saat itu kulihat vagina tante diana bersih banget nggak ada rambut sehelai pun, payudarapun terlihat pada, bulat, dan montok. ”Kemarin yang kamu lihat seperti apa rid” tanya tante diana ”yang mana tante” tanyaku lagi, ”itu loh yang kamu intip” jawab tante diana. ”oh aku lihat punya bu maria dimasuki oleh tititnya pak john tante” jawabku ”oh gitu yaa” kata tante diana. Dia mengambil baby oil ke kamarnya dan memintaku tiduran di ruang tivi itu. Dia nggak lama memijat tititku yang sudah tegang itu sambil berkata ”nggak baik mengintip itu rid, nanti membuat kita pusing”. Aku terdiam dan mengangguk. Sambil terus mengurut, aku pun berusaha memegang payudaranya. Payudaranya aku pijat dengan lembut. Tiba tiba tante diana mendekatkan kepalaku ke payudaranya dan ”farid sedot susu tante yaa” aku pun menyedotnya ”aahh eennnak bangget sedotanmu rid” kata tante diana. Aku pun bersemangat menyedot susunya. Sambil menyedot aku memainkan lidahku diantara puting susunya. ”aaahh terus rid, ya gitu terus jilat yaaa” kata tante diana. Setelah lama menyedot dan menjilat susu tante diana, dia melepaskan kepalaku dan berbaring sambil membuka kedua pahanya. ”Farid coba cium dan jilat vagina tante yaa” pintanya. Aku pun segera menunduk serta langsung mencium sekaligus menjilati vaginanya, wah enak banget pikirku ”arrrrgg farid, terus” katanya meracau sambil memegang kepalaku. Kedua pahanya pun ikut menjepit pahaku. Saat itu aku teringat pada kejadian pak john yang menjilati vagian bu maria sambil memegang payudara bu maria, akupun langsung memegang payudara tante diana sambil terus menjilati vaginanya. ”farid ennnnaaaak oooh” teriaknya, aku lihat dia menggeleng-gelengkan kepalanya ke kanan dan ke kiri sambil terus teriak-teriak. Tante diana tiba-tiba menjauhkan kepalaku saat aku masih asyik sambil terengah-engah dia berkata ”farid sini tante pijat tititmu yaa” katanya ”tapi pijatnya pakai itu ya tante” jawabku sambil menunjuk ke arah vaginanya. Dia pun tersenyum sambil merebahkan diri dan membuka pahanya ”masukkan punyamu rid, biar vagina tante yang pijat titit kamu” perintahnya aku pun menurut dan memasukkan tititku ke vaginanya ”faird, oooohhhh eeennnaknya tititmu sayang” katanya meracau lagi, aku pun asyik memompa vaginanya naik turun, sambil memompa aku pun menghisap dan menjilati susunya. ”tan, ennnnak bangeeeet nih” kataku. ”terrrus rid” katanya ditengah-tengah saat asyik mempompa vaginanya, Tante diana tiba-tiba menjepit tititku dengan vaginanya, aku berteriak ”tanteeee pijatannya ennnnakk arggghhhh” kataku ”terus rrriiid, yang kencang” perintahnya. Aku pun menuruti perintahnya sambil mengintip ke luar kamar ternyata rini sudah pergi. Saat sedang asyik aku merasa sesuatu akan keluar dari tititku, aku berteriak ”tante, tititku rasanya mau pipis tante” kataku tante dianapun kemudian mendorong tubuhku hingga tertidur dan kemudian menghisap kuat tititku, dan tiba-tiba seluruh tubuhku lemas. Kulihat tante diana menjilati seluruh batang tititku dengan nyamanya dan sambil mulutnya belepotan cairan putih seperti susu yang kental. ”Ennak banget spermamu rid” katanya, saat itu aku baru tahu kalau cairan putih seperti susu itu namanya sperma. ”tante kenapa nggak boleh keluarkan sperma di selain di mulut tante?’ tanyaku polos ”karena nanti tante bisa hamil rid” jawabnya sambil tersenyum. ”enakkan rid pijatan tante” tanyanya ”enak tante, sampai farid lemas” ”namanya juga habis dipijat, pasti lemas seluruh urat rid” kata tante diana ”nah sekarang kamu pergi mandi dulu gih yuk sama tante” katanya ”baik tante” kataku. Aku pun dimandikan tante diana di kamar mandinya, dia kembali menyabuni seluruh tubuhku. Tititku kembali disabuni dan langsung tegang, ”hebat kamu rid, punyamu tegang lagi tuh” tante hisap lagi yaa” pintanya memelas sambil jongkok, ”iya tante” jawabku. Tak lama kemudian kulihat mulut tante diana maju mundur di tititku dan sesekali tititku di jilati dibagian kepala, batang, dan kedua telurku. Cukup lama juga kepala dan lidahnya bermain di tititku, sampai spermaku kemudian muncrat kembali. Tante diana pun kembali menghisap habis sperma ”errrhm enak banget nih” katanya sambil tersenyum. Aku pun tersenyum dia membasuh badanku dan memberikan handuk untukku.

Sambil mengeringkan badan dan memakai baju, tante diana memberikan kecupan sambil berkata ”belajar yang benar yaa rid, nanti kalau capek, kamu kesini lagi, nanti tante kasih hadiah yang buat farid” ”iya tante, tapi jangan lupa hadiahnya yaa” jawabku ”oke dua hari lagi kamu kesini yaa” jawab tante diana ”baik tante” jawabku dan kemudian langsung pergi ke sekolah. Akupun pergi ke sekolah dengan menggunakan bis saat itu sudah pukul 11 siang, ternyata tiga jam sudah berlalu pikirku. Saat sedang melamun tiba-tiba di sampingku duduk seorang ibu yang ternyata ibu maria. ”wah farid, mau kesekolah yaa” tanyanya ramah ’iya bu”jawabku. Tak lama kemudian aku terlibat pembicaraan dengan ibu maria. Aku pun menanyakan kenapa pak john sering ke rumah bu maria. Saat itu bu maria menjawab kalau itu untuk memberikan pelajaran olahraga. ”tapi bu kalau olahraga harus pakai telanjang berdua di kamar yaa?’ bisikku. ”Apalagi selalu waktu suami ibu tidak ada dirumah” lanjutku lagi. Muka bu maria langsung memerah dan memohon agar aku tidak menceritakannya pada siapapun. Aku menyanggupi permintaannya tetapi dengan syarat dia mau mengajariku olahraga telanjang. ”kamu kan masih kecil rid” katanya terkejut. ”aku pun menjawab enteng ”kalau nggak mau ya sudah, nanti saya kabari suami ibu” Dia pun menyetujui permintaanku dengan lemah. Saat itu aku langsung memintanya untuk melakukannya malam ini dan bergegas turun dari bis sambuil tersenyum ke arahnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: